menu

Tampilkan postingan dengan label resume. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resume. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Januari 2022

Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional

 Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Tingkat Nasional


Judul                    : Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Tingkat Nasional
Gelombang          : 23
Resume ke           : 3
Hari/Tanggal        : Jumat / 22 Januari 2022
Nara Sumber        : Rita Wati,S.Kom.   
Moderator            : Ibu Rosminiyati

Assalamualaikum Wr Wb,
Alhamdulillah setelah melaksanakan tugas pengabdian di sekolah sebagai seorang guru, malam ini saya kembali membuka laptop dan mulai mengatur posisi duduk yang nyaman. Cuaca malam ini lumayan panas, tidak seperti malam sebelumnya, namun semangat tetap berkobar dan jari-jaripun mulai menekan huruf demi huruf di keyboard laptopku. 

Pertemuan pada malam ini akan dipandu oleh seorang moderator sekaligus guru berbakat dari SMK Negeri 2 Pangkalpinag.  nara sumber yang akan membersamai kita adalah Ibu Rita Wati, S.Köm yang merupakan seoarang guru, blogger, penulis, moderator dan juga seorang youtuber. Ibu Rita dilahirkan di Tanjung Pinang Kepulauan Riau dari orang tua yang berdarah minang. Masa kecil hingga remaja beliau habiskan di Tanjung Pinang, lalu beliau melanjutkan studinya ke Yogyakarta, lalu bekerja di Serang dan setelah menikah menetap di Bali. Begitu banyak bukun yang telah beliau tulis, baik itu buku solo, kolaborasi, maupun buku antologi. Demikian juga dengan prestasi yang begitu banyak telah beliau raih, Jadi nara sumber malam ini betul-betul top margotop. Berikut Profil Ibu Rita Wati.



Pertemuan diawali dengan perkenalan diri dari nara sumber. Ibu Rita Wati merupakan alumni gelombang 10 Belajar Menulis PGRI yang diprakarsai oleh Om jay dan beliau juga adalah staff pengajar di SMP Negeri 2 Mendoyo Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. Beliau ternyata adalah guru Informatika. 

Ibu Rita Wati sebagai nara sumber pada malam ini lebih banyak berbagi pengalaman kepada para peserta. bagaimana beliau yang tadinya hanya guru biasa bisa menjadi guru berprestasi tingkat nasional. 

Untuk menjadi guru Berprestasi Tingkat Nasioanl ternyata beliau mengawalinya dengan mengikuti kelas belajar menulis. Menurut belaiau kita harus menetapkan dulu niat kita , cita-cita tertinggi ataupun keinginan tertinggi yang akan kita capai setelah mengikuti kelas belajar ini, karena ini akan menjadi motivasi pendorong bagi kita. Beliaupun pada saat mengikuti kegitan belajar menulis ini bercita-cita hanya ingin menerbitkan buku solo dan tidak berpikir terlalu jauh. 

Keinginan untuk menulis sudah ada sejak beliau masih berstatus sebagai mahasiswa namun kala itu belum tahu mau menulis apa dan bagaimana cara memulainya, hal ini juga yang sering menjadi kendala bagi para penulis pemuala. Para penulis pemula sering merasa tidak percaya diri dengan tulisannya dan hanya diendapkan saja di hidden folder bahkan yang lebih parah lagi adalah mereka menjudge diri mereka bahwa mereka tidak berbakat menjadi penulis. Setelah beberapa kali pertemuan digroup belajar menulis barulah beliau berfikir untuk membuat resume yang menarik dari olahan kata sendiri dan akhirnya tulisan beliaupun dishare oleh Om Jay guru blogger Indonesia, hingga akhirnya belaiu berhasil menjadi kurator. Hingga saat ini banya buku yang sudah beliau tulis.

Ini adalah buku yang sudah Ibu Rita Wati tulis.






Buku Baru duet bareng Prof. Eko yang diterbitkan penerbit Andi yang sudah terjaul ratusan.



Menjadi seorang blogger dan youtuber merupakan suatu kebetulan bagi beliau, ketika masa pendemi dan pembelajaran harus dilaksanakan dirumah masing-masing, disitulah beliau mulai menulis materi pembelajaran diblog dan membuat tutorial pembelajaran di youtube. Pada awalnya kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu cara beliau mengajar, namun seiring berjalannya waktu ternyata beliau telah memposting ratusan tulisan dan demikian juga video di youtube. Maka kepercayaan diri beliaupun mulai tumbuh. sampai akhirnya beliau mengikuti lomba blog PGRI tahun 2020 dan dapat peringkat ke-8 nasional. Sampai pada akhirnya beliau menjadi juara I lomba blog PGRI tingkat nasional, ternyata memang usaha tidak akan menghianati hasil, jika kita mau berusaha dan berusaha maka hasil yang kita harapkan akan kita raih. Menjadi guru inspiratif  nasional adalah pencapaian terbaik beliau yang diluar dugaan. 

Demikian materi pelatihan kita malam ini, dengan harapan tentu saja kita dapat mengambil manfaat dari apa yang di share oleh nara sumber pada malam ini. Mengutip apa yang telah di share oleh nara sumber diakhir pertemuan. "Teruslah menulis dan wujudkan cita-cita Bpk/ibu, tuangkan ide dalam tulisan dan biarkan Tulisan Bpk/ibu menemukan takdirnya Nothing is imposible in this world what we look upon today tomorrow maybe acomplsihed Fact (Tidak ada yang mustahil di dunia ini, jika hari ini terlihat mustahil besok bisa jadi kenyataan).
Wassalam.














Rabu, 19 Januari 2022

Menjadikan Menulis sebagai Passion

 PELATIHAN BELAJAR MENULIS GELOMBANG 23



Judul                    :  Menjadikan Menulis Sebagai Passion
Resume Ke          :  2
Gelombang          :  23
Hari/Tanggal        :  Rabu / 19 Januari 2022
Nara Sumber        :  Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.
Moderator            :  Helwiyah

Assalamualaikum Wr Wb,

Alhamdulillah malam ini masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bersama nara sumber hebat mengikuti kegiatan pelatihan menulis ini. Ditemani segelas kopi sekedar untuk menghangatkan badan, karena kota tempat tinggalku hari ini sejak tadi siang diguyur hujan yang cukup lebat. Malam ini adalah pertemuan ke-2 dan Ibu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. atau yang lebih kita kenal dengan Bunda Kanjeng akan membersamai kami dalam kegiatan malam ini. Kegiatan malam ini juga akan dipandu oleh seorang moderator yang cantik dan keren yaitu Ibu Helwiyah.

Kegiatan malam ini diawali dengan sapaan dan salam dari ibu Helwiyah selaku moderator sekaligus memberikan support kepada semua peserta. Nara sumber malam ini merupakan lokomotif dari serangkaian  gerbong antologi dari beberapa  kelas yang di Motori oleh Om Jay. Rupanya Om Jay memiliki panggilan lain untuk bunda kanjeng yaitu ulama ( Usia lanjut tetap masih aktif).
Berikut Profil Bunda Kanjeng.


Ada beberapa alasan  mengapa menulis menjadi passion yang menjanjikan , yaitu :
  • Kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berfikir.
  • Hingga saat ini, profesi penulis adalah salh satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial.
Untuk menjadikan menulis sebagai passion akan ada kendala dan hambatan yang akan kita temui, misalnya saja merasa tidak berbakat menulis, tidak memiliki waktu, tidak memiliki ide, tidak mau dikritik dan mungkin karena kita suka menulis. Alasan mengapa kita menulis karena menulis itu lebih filosofi dan berhubungan dengan nilai, visi dan misi hidup kita di dunia. Bagaimana cara kita menulis? lebih bersifat teknis jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan. Satu hal yang bisa memotivasi kita dalam menulis adalah hadist Nabi Muhammad SAW yang artinya sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi manusia lain. Langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan untuk menjadi seorang penulis yang baik ?
  • READ
    Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku yang baik yang bersifat general (Umum) Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku baik yang bersifat general (umum) maupun spesifik (misalnya sesuai dengan background akademik atau interest pribadi kita)
  • DISCUSS
    Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri. Bila diperlukan, ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.
  • LOOK & FEEL
    Baik secara langsung maupun apa yang kita lihat dan baca di media.
  • SOCIALIZE
    Berapa banyak pengetahuan, pengalaman dan kisah orang lain yang dapat kita serap?
Apa saja persiapan yang harus kita lakukan senbelum menulis?
1.  MENGGALI DAN MENEMUKAN GAGASAN ATAU IDE.
     Pada tahap ini , penulis  melakukan kegiatan penggalian gagasan atau ide.
     Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang               terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka. Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif           yang dapat digunakan adalah melalui brainstorming.

2. MENENTUKAN TUJUAN, GENRE DAN SEGMEN PEMBACA
    Setelah menentukan gagasan atau ide, penulis perlu menetukan tujuan menulis, genre yang diikuti      serta target segmen pembaca. Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam      menentukan warna tulisan. Selain itu, kita harus memastikan bahwa tulisan yang kita hasilkan            akan marketable.

3. MENETUKAN TOPIK
    Penentuan topik dilakukan setelah penulis menetapkan untuk apa menulis, genre apa yang dipilih     dan siapa sasaran pembacanya. Misalnya, tujuan menulis untuk memberikan informasi yang benar     tentang kesehatan. Genrenya tulisan populer. Jika sasarannya adalah orang tua (manula), maka           penulis bisa menentukan tulisan misalnya dengan topik “Hidup sehat di usia senja”.

4. MEMBUAT OUTLINE
    Outline merupakan bentuk kerangka tulisan. Kerangka tersebut menunjukkan gambaran materi          yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan garis besarnya saja. Karakteristik outline yang          baik memiliki kesederajatan yang logis, kesetaraan struktur, kepaduan, dan penekanan.

5. MENGUMPULKAN BAHAN MATERI ATAU BUKU.
    Penulis wajib membaca banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif dan        referensi. Selain itu agar semakin banyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan.
    Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topik           yang sudah ditentukan.

Penulis pemula sebaiknya lebih fokus pada ketekunan (PERSISTENCE) dalam proses      menulis.Tulislah semampu kita terlebih dahulu dan jangan berfikir harus sempurna  serta jangan terlalu idealis. setelah kita menyelesaikan naskah kasar dari buku yang kita tulis (rough draft) yang harus dilewati hingga terbitnya buku kita adalah : Editing, Revising dan Publishing

EDITING
Pada tahapan ini membahas tentang membaca ulang dan menyempurnakan draf
REVISING
Mengubah beberapa bagian naskah, melengkapi naskah dan mengevaluasi kembali naskah untuk menihilkan kesalahan tulis.

PUBLISHING
Pengiriman naskah, pracetak (perwajahan buku,tata letak, ISBN,proof reading), pencetakan
dan promosi dan distribusi

Dari beberapa pertanyaan kita bisa dapatkan berapa informasi bahwa untuk menumbuhkan passion dalam diri kita adalah dengan bersinergi dan berkolaborasi, yaitu dengan cara menulis secara keroyokan atau kita kenal dengan antologi. Dengan demikian kita akan terpicu untuk menulis.
Ketika menulis sudah menjadi passion maka tidak akan ada lagi alasan apapun  kalau sudah niat untuk menjadikan menulis itu sebagai passion maka kita pasti akan menyediakan waktu untuk melakukannya.
 
Materi pelatihan malam ini sangat memotivasi saya untuk menjadikan  menulis sebagai passion atau gaya hidup. Semoga dari pelatihan ini nati akan lahir penulis-penulis hebat yang membanggakan.  dan semoga Allah SWT  meridhoi kita semua dan dapat mengikuti kegiatan ini hingga akhir. Aamiin.  Sebagai penutup saya kutip tulisan bunda Kanjeng di akhir pertemuan malam ini. Menulis buku adalah pekerjaan mulia. Jadikan menulis sebagai passion. Jangan pernah takut tulisan jelek atau tidak ada yang mau membaca.Tetaplah berada di komunitas Literasi.  Ikuti nubar (nulis bareng) di buku Antologi sebagai jembatan menjadi penulis buku solo.












 





































Senin, 17 Januari 2022

Ide Menulis Bagi Guru


PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI GELOMBANG 23 DAN 24


 IDE MENULIS BAGI GURU

Resume                     : Ke 1
Gelombang               : 23
Hari/Tanggal           :  Senin/17 Januari 2022
Nara sumber            : Wijaya Kusumah, M.Pd 
Moderator                : Ibu Maesaroh

Assalamualaikum War Wab.

Malam ini adalah malam perdana bagi saya untuk mengikuti kegiatan pelatihan belajar menulis PGRI . Acara ini dipandu oleh seorang moderator yang muda dan cantik yaitu Ibu Maesaroh. Diawal Ibu Maesaroh memperkenalkan nara sumber yaitu Bapak Wijaya Kusumah yang akrab dipanggil Om Jay. Om Jay adalah seorang guru dari Labschool Jakarta yang sangat humble. Beliau adalah founder kelas menulis dari gelombang 1-24, founder kelas bicara, serta founder kelas Guru Motivator Literasi Digital.Beliau juga merupakan Inspirator dan Motivator handal yang pernah melangkahkan kaki nya hingga Negeri Kangguru. 

Diawal pertemuan om Jay mengatakan bahwa ide untuk menulis itu ada dimana-mana. Semua ada di depan mata kita. Hanya saja kita belum terbiasa menulis. Padahal kita bisa eksis dan narsis karena menulis. Om Jay memberikan contoh dirinya sendiri yang dulunya bukanlah guru yang suka menulis, namun ketika beliau bertemu dengan seorang bloger terkenal, Om Jay menjadi suka menulis dan akhirnya membawanya ke berbagai belahan dunia. Sebagai seorang guru, banyak ide yang bermunculan didepan mata. ide itu bisa saja datang dari pengalaman kita mengajar yang menyenangkan ataupun mungkin dari murid-murid kita yang sudah menjadi orang terkenal atau sukses.


Om jay berpesan kepada para penulis pemula yang baru saja mengenal tulis menulis bahwa menulis itu asyik dan membuat kita mengenal diri kita sendiri. Dari menulis kita bisa menemukan ide-ide yang ada didepan mata. Contohnya ketika kita melihat sekeliling kita, siapa saja yang ada didepan mata atau memang kita sedang sendirian? Cerita kita sedang sendirianpun bisa dijadikan bahan tulisan yang mencekam ataupun menggembirakan.

Saat kita sendiri terkadang banyak ide menulis, tapi untuk bisa menyalurkan ide-ide menulis tersebut kita harus belajar menulis tanpa ide. Bagaimana caranya? Caranya adalah menuliskan apa yang anda rasakan, apa yang anda lakukan dan apa yang anda inginkan. Menulis pada hakekatnya adalah menyampaikan pesan, maka anda harus bisa menyampaikan pesan itu kepada para pembaca. Buatlah pembaca tertarik di awal alinea anda, Sehingga pembaca akan tertarik pula untuk melanjutkan ke alinea berikutnya.

Om Jay memulai menulis dengan 3 alinea. Ketiga alinea inilah yang akhirnya membuat beliau bisa menulis dan menyampaikan pesan. Dimulai dengan alinea pendahuluan untuk menyapa para pembaca atau bisa juga langsung kepada pesan yang ingin disampaikan.

Menurut beliau Rata-rata guru Indonesia sekarang sudah sarjana S1. Jarang kita temui guru yang belum sarjana saat ini. Kalaupun ada hanya di desa-desa terpencil yang memang membutuhkan guru.Oleh karena itu, kemampuan menulis guru Indonesia sebenarnya tidak diragukan lagi. Sebab sudah pernah menulis skripsi. Bahkan ada yang sudah menulis tesis dan disertasi.Masalahnya kita kurang berlatih menulis setiap hari. Kita belum sempat untuk duduk sebentar membaca tulisan orang lain. Itulah mengapa banyak guru yang belum terampil menulis. Sebab setelah ujian skripsi, kemampuan menulisnya seolah tersembunyi di balik almari perpustakaan. Tak salah kalau beliau punya mantra ajaib " Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang akan terjadi".

Selanjutnya om Jay memberikan waktu 5 menit dan mengajak para peserta pelatihan semua untuk menuliskan 3 paragraph tentang PGRI dan peserta tercepat akan mendapatkan hadiah buku dari om Jay. Ada beberapa peserta yang berhasil mengikuti challenge ini. Berikut beberapa hasil tulisan para peserta tentang PGRI.

PGRI adalah kependekan dari Persatuan Guru Republik Indonesia. Organisasi ini awal berdirinya bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang berdiri pada tahun 1912. PGHB merupakan sebuah organisasi guru-guru pribumi pada zaman Belanda.

Peranan PGRI sangat besar dalam memperjuangkan kemajuan pendidikan Indonesia. PGRI selalu berada di garis depan, apalagi terkait perjuangan dalam memperjuangkan kesejahtraan guru di Indonesia.

Yang baru saja saya rasakan dari peran aktif organisasi ini yaitu pendampingan menjelang seleksi P3K. Kami guru-guru honorer dibimbing dan diberikan kiat-kiat sukses dalam seleksi P3K. (Ai lah)

PGRI adalah salah satu organisasi komunitas Guru Indonesia. Meskipun saya bukanlah anggota dari organisasi ini tapi berkat kelas belajar menulis saya bisa bersinergi dengan guru guru hebat.

PGRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya berprofesi sebagai guru. Organisasi ini didirikan dengan semangat perjuangan para guru pribumi pada zaman Belanda, pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Meskipun saya bukan anggota dari organisasi tapi saya tetap merasa bangga bisa bersama dengan guru guru PGRI (Indah Susanti).

Dari tulisan para peserta Om Jay bisa menyimpulkan bahwa dari satu  yang bernama PGRI, ada segudang ide yang bisa kita tuangkan dalam betuk tulisan dari sudut pandang masing-masing yang berbeda. Seandainya tulisan ini disatukan pasti akan menjadi kalimat yang berkesan.

 Luar biasa malam ini banyak sekali pertanyaan yang muncul dari para peserta, hal ini menunjukkan betapa antusiasnya para peserta pelatihan belajar menulis gelombang 23 dan 24 ini. Sebagian besar para peserta menanyakan pertanyaan yang hampir sama yaitu  bagaimana cara menuangkan ide yang ada kedalam bentuk tulisan dan cara menghilangkan rasa mider atau tidak percaya diri terhadap tulisan yang kita buat. Om Jay memberikan jawaban sekaligus motivasi yang luar biasa, yaitu menulis saja apa yang ada dalam pikiran kita, dan mulailah membangun rasa percaya diri dengan banyak berlatuh menulis, karena setiap tulisan punya tempat dihati pembacanya masing-masing.




















Teknik Promosi Buku

Judul : Teknik Promosi Buku. Resume Ke : 28 Gelombang : 23 Hari / Tanggal : Senin / 21 Maret 2022 Narasumber : Akbar Zainudin Moderator : Wi...